Kami menggunakan tanda kutip tunggal dalam catatan kaki untuk menunjukkan makna sebuah kata. Misalnya:
... \ft "Messiah" in Hebrew means 'Anointed One'. \f*
Quando kami menjalankan pemeriksaan kutipan (Quotation check), sistem ini mengidentifikasi hal tersebut sebagai kutipan-dalam-kutipan atau kutipan-dalam-kutipan-dalam-kutipan dan mengeluh bahwa kutipan tersebut tidak ditutup.
Aturan kutipan kami ditunjukkan di bawah ini dan saya telah memeriksa inventaris tanda baca.
Apakah ada ide tentang apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki ini?
Pengaturan kutipan
|
Pembuka |
Penanda kelanjutan kutipan pada \p baru |
Penutup |
| Kutipan |
“ |
“ |
” |
|
| Kutipan dalam Kutipan |
‘ |
‘ |
’ |
| Kutipan |
“ |
“ |
” |
|
Penanda kelanjutan diperlukan pada: p p/q1 b/q1
We’re using single quotes in footnotes to show the meaning of a word. For example:
... \ft "Messiah" in Hebrew means 'Anointed One'. \f*
When we run the Quotation check, it is identifying these as a quote-in-quote or quote-in-quote-in-quote and is complaining about it not being closed.
Our quotation rules are shown below and I’ve worked through the punctuation inventory.
Any idea on what to do to fix this?
Quotation settings
|
Opening |
Quote Continuer at new \p |
Closing |
| Quotes |
“ |
“ |
” |
|
| Quotes within Quotes |
‘ |
‘ |
’ |
| Quotes |
“ |
“ |
” |
|
Continuer required at: p p/q1 b/q1
Diterjemahkan secara otomatis dari English