Halo rekan-rekan penerjemah. Saya ingin meminta nasihat dari komunitas. Saya memfasilitasi program penerjemahan di Indonesia untuk sebuah kelompok yang hampir 100% beragama mayoritas. Penerjemah saya sebagian besar berasal dari agama mayoritas, tetapi mereka takut jika orang lain mengetahui keterlibatan mereka dalam proyek ini. Saya perlu menemukan cara untuk menambah lebih banyak MTT ke dalam proyek dan saya perlu menemukan cara untuk memberikan pelatihan kepada mereka, terutama pelatihan dalam pemeriksaan komunitas. Saya bertanya kepada penerjemah saya, “Apakah kalian kenal orang lain yang berbicara bahasa kalian yang mungkin ingin membantu kami?” dan mereka menjawab, “Tidak.” Umumnya, orang-orang yang berbicara bahasa ini tidak menghadiri gereja, jadi saya tidak bisa menemukan penutur asli 100% dengan mengunjungi gereja. Namun, mungkin ada beberapa orang yang menghadiri gereja-gereja ini yang cukup fasih berbicara dalam bahasa tersebut. Jadi, mungkin saja menemukan bantuan di gereja-gereja tersebut. Tetapi apakah ada di antara kalian yang memiliki ide untuk menemukan lebih banyak MTT dan menawarkan kepada mereka pelatihan dalam pemeriksaan komunitas dalam bahasa Indonesia? Terima kasih anon441204
Hello my fellow translators. I would like to get some advice from the community. I am facilitating a translation program in Indonesia for a group that is almost 100% majority religion. My translators are mostly majority religion people but they are afraid of others who might discover they are involved in this project. I need to find a way to add more MTTs to the project and I need to find a way to provide training to them, especially training in community checking. I asked my translators, “Do you know of others who speak your language that might like to help us?” and they said, “No.” Generally people who speak this language don’t attend church so I can’t find 100% native speakers by visiting churches. But there might be some who attend these churches who speak the language well enough. So it might be possible to find help at the churches. But do any of you have ideas for finding more MTTs and for offering them training in community checking in Indonesian? Thanks anon441204
Diterjemahkan secara otomatis dari English Tampilkan asli