Ada beberapa alasan mengapa kami memiliki tombol View/Edit di editor kami (yang cukup terbatas):
a) Editor kami memiliki kapasitas baris yang terbatas, sehingga file yang sangat panjang akan terpotong – jadi Anda perlu menggunakan editor eksternal untuk melihat akhir dari file-file tersebut (misalnya log error, atau bahkan file SFM Final)
b) Sejauh yang saya ketahui, Anda tidak bisa memperbesar teks, dan beberapa font/non-alfabet Latin tampak terlalu kecil untuk dibaca dengan mudah, jadi orang sering membuka file di editor pilihan mereka
c) Editor lain memungkinkan berbagai kemampuan penyuntingan (pintasan keyboard, cari-ganti, dan bahkan kemampuan RegEx) yang tidak kami rencanakan untuk ditawarkan di viewer kami yang cukup dasar.
Namun, jika Anda menggunakan editor eksternal untuk menyunting pengaturan, Anda perlu berhati-hati untuk menyimpan (di program eksternal) dan kemudian menyegarkan file (di dalam PTXprint) sebelum Anda menyimpan. Jika tidak, Anda kemungkinan akan kehilangan perubahan Anda.
There are several reasons for having a View/Edit button in our (rather limited) editor:
a) Our editor has a limited line capacity, so extremely long files get truncated – so you need to use an external editor to even view the end of those files (error logs for example, or even the Final SFM file)
b) AFAIK you can’t zoom in on the text, and some non-roman fonts/scripts appear too small to read easily, so people often open the file in their preferred editor
c) Other editors allow a whole host of editing power (keyboard shortcuts, find-n-replace, and even RegEx capability) which we don’t plan to offer in our rather basic viewer.
However, if you are using an external editor to edit settings, you do need to be careful to save (in the external program) and then refresh the file (withing PTXprint) before you save. Otherwise you are likely to lose your changes.
Diterjemahkan secara otomatis dari English